Posted by : Trinity Memories
30 May, 2013
Kini waktu terus berputar dan hari pun terus berganti, tetapi aku masih saja terdiam.
Aku masih saja terpaku pada harapan yang tak pernah ada.Aku tau bahwa semua ini hanya harapan kosong, dan aku tau bahwa selama ini penantianku hanya sia-sia bahkan aku pun tau bahwa kini kau tak lagi mencintaiku.Tetapi mengapa aku tidak bisa sedikitpun untuk berhenti menantimu, mungkin aku terlalu bodoh dalam mencintaimu sehingga aku tak tau bagaimana caranya mencintai wanita lain.
Ketika ku berada di titik kejenuhan aku masih saja menanti harapan itu menjadi nyata, ketika aku mulai tidak sanggup aku hanya bisa berkata bahwa aku akan bertahan semampu ku, dan ketika air mata yang jatuh tak terasa pun aku masih bisa tersenyum dengan berharap kelak kau akan menghapusnya.Aku pun telah tak berdaya ketika semua harapan itu tak kunjung nyata, tetapi entahlah mungkin karena terlalu dalamnya rasa ini sehingga aku masih saja terpaku disini dan masih tetap bertahan untukmu.
Tapi apakah masih pantas aku mencintaimu? setelah apa yang kamu lakukan terhadapku.Apakah masih layak dirimu untukku? kamu sudah mengkhianatiku, kamu sudah merusak semua kepercayaanku terhadapmu.Jika memang kamu tak pantas lagi untukku semua itu harus ku terima, karena bagaimanapun semua itu memang takdir Tuhan. Aku berharap suatu saat kamu akan menyadari betapa tulusnya cintaku yang hanya untukmu, dan aku sangat bodoh dihadapanmu sekarang, karena setelah pengkhianatan itu aku masih saja menyayangimu bahkan kini aku sangat mengharapkan semua kan menjadi seperti dulu sebelum adanya pengkhianatan.
Maafkan aku jika kini aku masih menyayangimu, aku tau dan sadar bahwa aku sekarang bukan siapa-siapa dihidupmu.Dan aku hanya bsa berharap kamu tidak akan mengulanginya lagi (termasuk kepada orang lain) karena pengkhianatan itu amatlah sakit.Dan jika kau tidak mau memberikan kesempatan itu tetaplah izinkan aku bertahan menantimu, menanti cintamu untuk ku lagi hingga keajaiban cinta datang untukku.